belum selesai

Jummaita
12018078
kelompok 9, topik Sistem Pakar 3

 Abstrak
Sistem pakar adalah cabang kecerdasan buatan yang menggunakan pengetahuan/ knowledge khusus untuk memecahkan masalah pada level human expert/pakar. Salah satu penerapan sistem pakar dalam bidang kedokteran adalah untuk melakukan diagnosa penyakit. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan sistem pakar yang digunakan untuk membantu menentukan diagnosa suatu penyakit yang diawali dari gejala utama penyakit pada proses kehamilan serta menentukan saran terapi yang harus diberikan.
Masalah ketidakpastian pengetahuan dalam sistem pakar ini diatasi dengan menggunakan metode probabilitas Bayesian. Proses penentuan diagnosa dalam sistem pakar ini diawali dengan sesi konsultasi, dimana sistem akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan kepada pasien sesuai gejala utama penyakit kehamilan yang dialami pasien.
Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah sistem pakar untuk melakukan diagnosa penyakit kehamilan beserta nilai probabilitas dari penyakit hasil diagnosa, yang menunjukkan tingkat kepercayaan sistem terhadap penyakit tersebut dan saran terapi yang harus diberikan.
1) Judul Paper :
2) Penulis :  
Arief Kelik Nugroho dan Retantyo Wardoyo
3) Tahun Terbit : 2013
4) Nama Jurnal  : Sistem Pakar Menggunakan Teorema Bayes untuk Mendiagnosa Penyakit Kehamilan
5) Kasus yang diangkat :
6) Tujuan Penelitian :
7) Batasan permasalahan :
8) Metode yang digunakan :
9) Software yang digunakan :


10) Hasil Penelitian/kesimpulan :

Dari hasil penelitian pembuatan sistem pakar pendiagnosa penyakit pada kehamilan yang telah dilakukan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:
1 Sistem pakar yang dikembangkan dapat berfungsi sebagai alat bantu diagnosa kemungkinan penyakit pada proses kehamilan
2 Sistem pakar pendiagnosa penyakit kehamilan dapat digunakan sebagai pengganti seorang pakar dalam menjalankan tugas melakukan pemeriksaan kesehatan pada kehamilan.
3 Proses penalaran melalui 2 tahap, yaitu: (i) penalaran untuk mendiagnosa penyakit menggunakan penalaran runut balik, (ii) penalaran untuk menentukan saran dan terapi menggunakan runut maju.
4 Untuk mengatasi ketidakpastian dalam menyelesaikan masalah pada sistem pakar digunakan metode Bayesian.